Sinopsis Detektif Conan



Shinichi Kudo, seorang detektif SMA berumur 17 tahun yang umumnya menolong polisi pecahkan masalah, terserang oleh 2 anggota sindikat mirakelus saat memantau satu pemerasan. Dia selanjutnya dikasih minum toksin mirakelus yang baru usai ditingkatkan untuk membunuhnya. Tetapi, sebab satu efek yang jarang ada yang tidak diketahui anggota sindikat itu, toksin itu menyebabkan badannya mengecil seperti anak kecil berumur tujuh tahun sesudah mereka wafatkannya.[3]

Untuk sembunyikan jati dirinya serta untuk menginterogasi situasi sindikat itu, yang setelah itu diketahui dengan nama Organisasi Berpakaian Hitam atau Organisasi Hitam, ia menyamarkan namanya jadi Conan Edogawa.[4] Untuk cari jejak sindikat itu, ia tinggal dengan rekan semenjak kecilnya, Ran Mouri, yang ayahnya, Kogoro Mouri, adalah seorang detektif swasta.[4] Ia bersekolah di SD Teitan serta membuat Group Detektif Cilik dengan 3 rekan sekelasnya, yakni: Ayumi Yoshida, Mitsuhiko Tsuburaya, serta Genta Kojima.[5] Walau badannya mengecil, dia masih pecahkan masalah. Umumnya, dia mengakhiri beberapa kasus itu dengan mengikuti suara Kogoro Mouri dengan alat yang dibuat oleh tetangganya, Profesor Agasa. Kogoro Mouri, seorang detektif yang cukup bodoh, awalannya bingung pada kekuatan pecahkan masalahnya bertambah dengan cara tiba-tiba. Tapi, selanjutnya dia tidaklah heran sebab dia suka sebab ketenarannya yang bertambah. Ran Mouri sempat seringkali curigai jika Conan ialah Shinichi, tetapi sebab kecerdikan Conan, karena itu Ran juga yakin jika Conan bukan Shinichi.

Setelah itu dalam seri ini, tokoh penting yang lain, Ai Haibara, ada. Ai ialah seorang bekas anggota Organisasi Hitam, yang mempunyai nama kode "Sherry". Nama aslinya ialah Shiho Miyano, seorang ilmuan yang meningkatkan toksin APTX 4869 yang membuat badan Shinichi mengecil.[6] Sesudah kakaknya dengan cara kejam dibunuh oleh anggota Organisasi Hitam, dia coba keluar dari organisasi itu, tetapi dia diamankan.[6] Ia coba bunuh diri dengan menelan pil APTX 4869, tetapi rupanya badannya mengecil, serta ia sukses lari dari organisasi itu. [6] Ia selanjutnya bersekolah di SD Teitan dengan nama samaran "Ai Haibara".[6] Ia ketahui jati diri asli Conan serta membantunya dalam perjuangan Conan untuk jatuhkan Organisasi Hitam.[6] Kecuali Ai Haibara, Profesor Agasa, serta ke-2 orangtua Shinichi, orang yang ketahui jati diri asli Conan ialah Heiji Hattori, seorang detektif SMA dari Osaka. Pada awalnya, Heiji diketahui untuk detektif SMA dari Barat serta akui untuk saingan Shinichi, detektif SMA dari Timur. Dengan perkembangan narasi, Heiji juga sekarang jadi teman dekat dekat Shinichi (Conan).

Semasa terus menyamar untuk anak SD serta jadi dalang dibalik kepopuleran Kogoro Mouri, Conan berjumpa dengan beberapa jenis penjahat serta lawan. Tetapi cuma satu tokoh yang bisa disadari untuk lawan bebuyutan Conan, yakni Kid sang Perampok - perampok yang pakar menyamar serta suka memakai trick sulap dalam tiap perampokannya. Dia tetap sukses terlepas dari kejaran polisi dan Conan.

Lawan penting Conan lain yang ada datang dari Organiasi Hitam serta namanya Vermouth (alias Sharon/ Chris Vineyard). Tokoh ini diketahui adalah orang yang benar-benar dekat sama bos Organisasi Hitam serta dengan cara mirakelus belum pernah makin bertambah tua. Vermouth ketahui jati diri asli Conan serta Ai Haibara, tetapi merahasiakannya dari anggota Organisasi Hitam yang lain.

Penyidikan Conan membawanya terjebak dengan Biro Penyelidikan Federal (FBI) yang rupanya memiliki misi searah, yakni merusak Organisasi Hitam. Dari sana, diketahui jika ada banyak agen rahasia yang menyelinap ke organisasi itu, yang diketahui untuk agen NOC (Non Official Cover). Salah satunya bekas agen penyusup dari FBI ialah Shuuichi Akai (namanya kode Rye), yang pada perubahan ceritanya banyak turut menolong Conan. Agen-agen rahasia yang sampai saat ini diketahui menyelinap dalam Organisasi Hitam datang dari FBI, CIA (Central Intelligence Agen), serta Biro Keamanan Publik Kepolisian Tokyo (PSB).

Jumlahnya agen rahasia yang menyelinap dalam Organisasi Hitam membuat salah satunya anggota organisasi mulai bergerak. Dia diketahui dengan nama kode Rum serta adalah orang penting ke-2 dari organisasi itu. Jati diri Rum belum tahu. Tetapi Conan mendapatkan jika Rum terjebak dalam satu masalah pembunuhan seorang pemain Shoji namanya Koji Haneda, yang menurut Ai adalah salah satunya korban toksin APTX 4869.

Popular posts from this blog

Conventional reaction

Hip-hop's fascination with fight images has to do with greater than physical violence

The power of a tune in an unusual land